Dewasa ini, propolis sangat terkenal Di masyarakat. Obat menakjubkan dari produk perlebahan ini sudah banyak tersebar di berbagai kota di Indonesia. Propolis yang beredar di pasaran ada yang berbentuk tablet dan cair, hal ini mengakibatkan cara pakai propolis berbeda-beda sesuai bentuknya.

1. Propolis Cair

a.  Diminum: Cara pakai propolis dengan di teteskan, propolis di teteskan dengan 1/4 gelas air putih lalu dikocok (sangat bagus dicampur dengan madu).
-  Orang sehat : 3-5 tetes, 2-5 kali sehari.
-  Orang sakit : Hari Pertama 3 Tetes 3 kali sehari, Hari Ke Tiga 5-7 tetes, 4-5 kali sehari.
-  Jangan Menggunakan Air Panas / Air Es Karena Akan Sedikit Berpengaruh Dengan Khasiat Dari Propolis.
-  Jangan sesekali menggunakan gelas atau sendok yang terbuat daripada besi/logam, karena Dapat Menghilangkan Efek Dari Propolis Tersebut.

b.  Penyembuhan luar: Cara pakai Propolis dengan cara di oleskan pada luka. oleskan propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit.
c.  Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping.

2. Propolis Tablet

Pada Propolis tablet kita akan mengambil contoh dari produk High Desert yakni High Desert Bee Propolis. Anda tidak usah bersusah payah untuk mengkonsumsi nya karena bentuknya tablet cara pakai propolis cukup dimakan dan langsung di telan.

Propolis berasal dari bahasa Yunani yaitu “pro” (sebelum) dan “polis” (kota). Bee propolis secara umum dapat diartikan “sebelum masuk sarang lebah”, yang bermakna pelindung sarang lebah dari faktor-faktor berbahaya yang terdapat di luar sarang.

Propolis merupakan substansi resin (sejenis getah tanaman) yang berasal dari kulit kayu dan pucuk-pucuk tanaman, terutama dari tanaman poplar (Populus spp.), birch (Betula spp.), atau conifer (sejenis pinus), yang dikumpulkan oleh lebah dan kemudian dicampur dengan lilin dan air liur lebah. Propolis digunakan untuk melindungi pintu sarang lebah yang mana akan mensterilkan setiap lebah yang masuk. Selain itu lebah juga menggunakan propolis untuk memperbaiki sarang mereka yang retak atau rusak.

Lebah sangat rentan terhadap infeksi bakteri dan virus karena lebah tidak memiliki sistem kekebalan tubuh. Lebah sangat tergantung pada propolis untuk menjaga menjaga agar sarang, koloni telur, dan larva lebah didalamnya tetap steril dan terlindung dari penyakit.

Bahan-bahan yang terkandung dalam bee propolis sangatlah kompleks, dan lebih dari 200 komponen telah teridentifikasi. Secara garis besar, propolis terdiri dari 50% balsam (fraksi polifenol), 30% getah, 10% minyak esensial, 5% pollen, serta 5% zat organik dan anorganik. Kandungan polifenol yang tinggi di dalam bee propolis berfungsi sebagai anti-bakteri, anti-virus, anti-jamur, antioksidan, anti-peradangan, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Manfaat Bee Propolis

Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami

Bee propolis yang kaya akan kandungan polifenol, dapat membantu meningkatkan produksi serta aktifitas sel-sel imun.

Sebagai sumber antioksidan yang tinggi

Beberapa penelitian telah membuktikan bahawa bee propolis dapat membantu melawan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh kita. Radikal bebas adalah atom aktif dengan jumlah elektron yang berlebihan atau kurang, sifatnya tidak stabil, dapat terjadi secara alami di dalam tubuh kita ataupun terjadi karena faktor lingkungan seperti asap rokok dan polusi. Apabila radikal bebas ini bereaksi dengan komponen sel yang penting dalam tubuh manusia maka akan menyebabkan terjadinya kerusakan atau bahkan kehancuran sel, dan mengakibatkan timbulnya penyakit degeneratif (jantung, hipertensi, diabetes) ataupun kanker.

Sebagai anti-mikroba

Propolis sangat efektif melawan bakteri, virus, dan jamur yang berbahaya bagi kesehatan tubuh seperti bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan, virus yang menyebabkan flu, bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit, dan bahkan bakteri yang dapat menyebabkan diare.

Membantu mengatasi peradangan

~ Kandungan senyawa CAPE (Caffeic Acid Phenetyl Ester) yang terdapat di dalam bee propolis berfungsi sebagai anti-peradangan.

~ Bermanfaat juga untuk mengatasi peradangan pada luka sehingga luka dapat segera sembuh.

Membantu melindungi jantung

Dengan kemampuannya yang dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta meningkatkan HDL (kolesterol baik), bee propolis membantu menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung.

Membantu mengatasi tukak (luka) pada lambung

~ Bee propolis membantu mengatasi tukak lambung dengan cara mengurangi kerusakan yang terjadi pada dinding lambung, serta mengurangi derajat keasaman dan jumlah asam lambung yang diproduksi.

~ Kemampuan bee propolis sebagai anti-mikroba dapat membantu melawan aktifitas bakteri Helicobacter pylori, yaitu bakteri penyebab tukak lambung.

Mengapa HD Bee Propolis yang terbaik?

Aktifitas antioksidannya sangat tinggi, yang mana 1 gram propolis memiliki kemampuan aktifitas antioksidan 400 kali lebih tinggi dibandingkan dengan 1 gram jeruk.

HD Bee Propolis juga memiliki kandungan polifenol yang tinggi. Semakin tinggi kandungan polifenol maka semakin tinggi daya antioksidannya.

Diproses dengan metode ekstraksi khusus yang menggunakan temperatur rendah, yang secara efektif dapat menghilangkan semua bahan yang tidak murni dalam propolis, serta sekaligus melindungi aktivitas dan kandungan nutrisi yang terdapat didalamnya.

Dianjurkan bagi:
Mereka yang ingin meningkatkan sistem imunitas, terutama bagi mereka yang mudah terserang penyakit.

Cara Mengkonsumsi Propolis

Dewasa : 1-2 tablet atau 2-4 kapsul, satu hingga dua kali sehari , ½ jam sebelum makan.

Anak-anak: 1-2 kapsul, satu kali sehari, ½ jam sebelum makan.
Jika kondisi kesehatan Anda sedang menurun, konsumsilah 1-3 tablet, tiga kali sehari. Setelah sembuh, kurangi dosisnya menjadi dua kali sehari.

Isi per kemasan:

HD Bee Propolis Capsule: 60 kapsul, dengan kandungan 200 mg propolis, 40 mg bee pollen, dan 10 mg rose hip per kapsul.
HD Bee Propolis Tablet: 60 tablet, dengan kandungan 500 mg propolis per tablet.